Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pergerakan dan Proyeksi IHSG Awal Oktober 2026

IHSG mengalami tren penurunan pada awal Oktober 2026. Pada Rabu (30/9), indeks ditutup melemah 0,83% ke level 6.071,14 dengan sektor teknologi turun terdalam 2,76% dan net sell asing Rp1,61 triliun. Memasuki Kamis (1/10), terdapat perbedaan data penutupan: CNN Indonesia dan CNBC Indonesia melaporkan penurunan 1,02% ke level 6.009 atau 6.009,50, sementara data sesi I menunjukkan penurunan 0,83% ke 6.020,70. Volume transaksi pada Kamis tercatat Rp11,06 triliun hingga Rp11,07 triliun dengan 450 saham terkoreksi dan 206 menguat.

Faktor penekan meliputi sentimen geopolitik, data ekonomi domestik, serta momen reshuffle Kabinet Merah Putih. Analis MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas memproyeksikan koreksi lanjutan menuju level 5.850-5.911. Sebaliknya, Astronacci International memprediksi potensi rebound pada pekan pertama Oktober setelah indeks sempat melemah 7,83% dari level 6.705 pada 9 September ke 6.186 pada 28 September. Rekomendasi saham mencakup AMRT, BBRI, BRMS, DSNG, serta sektor perbankan dan energi.

Menurut tiap media