Pergeseran Jalur Kapal di Selat Hormuz: Dari Iran ke Oman Pasca Konflik AS-Iran
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Selat Hormuz mengalami pergeseran signifikan setelah konflik antara AS dan Iran. Lebih dari 80 persen kapal yang melintasi selat dalam dua pekan terakhir memilih jalur Oman, meninggalkan jalur yang sebelumnya lebih disukai Iran. Pergeseran ini terjadi setelah blokade selama perang Iran yang masih menimbulkan ketidakpastian. Operasi AS secara diam-diam membantu kapal tanker minyak dengan jalur aman di sepanjang pantai Oman, memungkinkan hingga 20 kapal masuk dan keluar dari Teluk Persia setiap hari dengan sekitar 10 juta barel minyak diangkut. Kapal-kapal ini berangkat setiap malam sesuai jadwal yang ditentukan. Konflik ini dimulai pada 28 Februari dan masih berlanjut hingga kini, dengan Iran menyatakan bahwa jalur tidak akan dibuka hingga AS memenuhi tuntutan Iran, termasuk mencabut blokade laut. Trump menyatakan bahwa AS akan menjadi 'penjaga' Selat Hormuz dan memperbarui blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Lebih dari 80 Persen Kapal di Selat Hormuz Pilih Jalur Oman
19 Agustus 2026 pukul 21.00 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Pasukan AS diam-diam kawal kapal tanker minyak lintasi Selat Hormuz
20 Agustus 2026 pukul 08.53 · Baca aslinya ↗