Pasukan AS diam-diam kawal kapal tanker minyak lintasi Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer AS secara diam-diam membantu kapal tanker minyak lintasi Selat Hormuz selama beberapa minggu terakhir, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS. Operasi ini memungkinkan hingga 20 kapal masuk dan keluar dari Teluk Persia melalui jalur aman di sepanjang pantai Oman, dengan sekitar 10 juta barel minyak diangkut setiap hari. Operasi ini dipantau oleh Markas Besar Angkatan Darat AS di Fort Bragg, North Carolina, bersama mitra regional. Kapal-kapal ini berangkat setiap malam sesuai jadwal yang ditentukan. Laporan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran. Pada 8 Juli, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata tidak lagi berlaku, diikuti dengan serangkaian serangan militer dari kedua belah pihak. Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga AS menghentikan campur tangannya. Se hari kemudian, Trump menyatakan bahwa AS akan menjadi 'penjaga' Selat Hormuz dan memperbarui blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Konflik ini dimulai pada 28 Februari dan masih berlanjut hingga kini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 21.00
Lebih dari 80 Persen Kapal di Selat Hormuz Pilih Jalur Oman
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 11.15
Trump Luncurkan Perang Ekonomi Paling Menghancurkan, Ancam Negara Mana Pun yang Bantu Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.02
Iran Labeli California 'Wilayah Baru' Usai Trump Klaim Selat Hormuz
Berita terkait
Iran Serang 2 Kapal Tanker yang Lintasi Selat Hormuz Dikawal AS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.48
Memanas! Kapal Tanker UEA Dihantam Serangan di Selat Hormuz
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.18
Awas! Rupiah Jatuh Lagi Kesandung Sentimen Eksternal, Hari Ini Sentuh Rp17.861 per Dolar AS
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 17.58
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15