Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Peringatan Iran terhadap AS dan Israel serta Dampak pada Harga Minyak

Militer Iran melalui Staf Umum Angkatan Bersenjata dan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya memperingatkan Amerika Serikat dan Israel akan serangan besar jika terjadi invasi, sebagai respons atas pernyataan Donald Trump di PBB yang mengklaim siap memusnahkan Iran dan menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Iran menilai ancaman Trump tidak mencerminkan realitas medan perang serta menunjukkan kebuntuan strategis AS, dengan menegaskan siap memberikan pukulan tak terduga berdasarkan rekam jejak konfrontasi sebelumnya.

Sementara itu, harga minyak mentah dunia turun tipis pada perdagangan Kamis (24/9), dengan Brent menjadi US$102,13 per barel dan WTI US$91,56 per barel. Penurunan dipicu oleh pernyataan Iran yang membuka peluang diplomasi untuk mengakhiri konflik dengan AS, meskipun kedua negara masih memiliki perbedaan pandangan mengenai mekanisme kesepakatan perdamaian. Iran sedang meninjau respons AS terhadap proposal perdamaian yang fokus pada pencabutan blokade laut dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara AS menekankan kesepakatan membutuhkan proses panjang dan opsi militer tetap terbuka.

Perbedaan pendapat kedua negara mengenai mekanisme perdamaian masih berlanjut, dengan Iran membuka peluang diplomasi sementara AS tetap menyatakan opsi militer terbuka.

Menurut tiap media