Harga Minyak Dunia Turun Tipis Usai Iran Buka Peluang Akur dengan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia turun tipis pada perdagangan Kamis (24/9), dengan Brent menjadi US$102,13 per barel dan WTI US$91,56 per barel. Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Iran yang tetap membuka peluang diplomasi untuk mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat, meskipun kedua negara masih memiliki perbedaan pandangan mengenai mekanisme kesepakatan perdamaian.
Iran saat ini sedang meninjau respons AS terhadap proposal perdamaian yang berfokus pada pencabutan blokade laut dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, AS menekankan bahwa kesepakatan membutuhkan proses panjang dan opsi militer tetap terbuka. Selain isu geopolitik, pasar juga memantau isu pembatasan ekspor diesel AS serta kenaikan persediaan minyak mentah AS sebesar 3 juta barel menjadi 426,4 juta barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 03.30
Jika AS Lancarkan Invasi Lagi, Iran Siapkan 5 Taktik Serangan Tak Terduga
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 07.14
Presiden Pezeshkian di PBB: Iran Korban Terorisme AS, Khamenei Dibunuh, Anak-anak Dibom!
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 02.20
Pasukan Asing yang Mendarat di Iran Pasti Akan Dihancurkan, Ini 4 Strateginya
Berita terkait
Trump Ngaku Tergoda Ambil Minyak Iran, Perang Disebut Bisa Balik Modal
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.35
Serangan AS Berlanjut, Harga Minyak Dunia Dekati USD100 per Barel
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 13.42
Harga Minyak Dunia Mepet US$100 usai Iran Serang Aset Militer AS
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Anjlok Lebih dari 4%, Pasar Menanti Kemajuan Perdamaian Iran-AS
kumparan · 22 September 2026 pukul 08.08