Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Atasi Gangguan Distribusi BBM di Jember Akibat Kemacetan Banyuwangi

Beberapa media melaporkan gangguan distribusi BBM di wilayah Banyuwangi hingga Jember yang disebabkan oleh kemacetan di sekitar terminal dan pelabuhan. JPNN.com menyatakan Pertamina Patra Niaga menambah pasokan sebesar 800 kiloliter untuk mengatasi gangguan akibat kemacetan di rute distribusi dari Banyuwangi, sementara Warta Ekonomi menjelaskan kendala tersebut disebabkan oleh antrean kendaraan sepanjang 15-20 kilometer menuju Pelabuhan Banyuwangi yang dipicu revitalisasi dermaga oleh ASDP. Media Indonesia menambahkan kemacetan terjadi di sekitar Intergated Terminal (IT) Tanjung Wangi, Banyuwangi, yang mempengaruhi arus kendarangan logistik yang akan menyeberang dari ASDP Cabang Ketapang ke Gilimanuk, sehingga waktu distribusi ke Jember bertambah dari 6-8 jam menjadi lebih dari 12 jam.

Sebagai solusi, Pertamina menerapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan mendistribusikan BBM secara estafet dari berbagai titik di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta mengalihkan titik pasok dari IT Tanjung Wangi ke IT Surabaya. JPNN.com melaporkan 800 kiloliter tambahan pasokan, sementara Media Indonesia menyebutkan 15 unit truk dari Surabaya dikerahkan khusus untuk menyalurkan BBM ke wilayah Jember. Pemerintah Kabupaten Jember juga melakukan inspeksi langsung di SPBU Gajahmada dan Gebang, serta berkoordinasi dengan Pertamina Jakarta untuk membuka jalur pasokan alternatif.

Pasokan BBM ke seluruh SPBU di Kabupaten Jember telah kembali normal setelah dilakukan inspeksi oleh Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas. Masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying agar proses pemulihan pasokan berjalan lancar. Pihak terkait menjamin akan terus memantau kelancaran distribusi di wilayah tersebut.

Menurut tiap media