Peternak Broiler Mengalami Kerugian Akibat Lonjakan Biaya Produksi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Peternak ayam broiler mengalami kerugian karena harga jual ayam hidup turun menjadi Rp21.000-Rp22.000/kg, sementara biaya pokok produksi mencapai Rp23.000-Rp23.500/kg. Lonjakan biaya dipicu oleh harga pakan starter di atas Rp9.400/kg akibat kenaikan harga jagung (Di atas Rp7.800/kg di Detik.com, atau mencapai Rp8.000/kg di CNBC Indonesia) serta harga anak ayam DOC menjadi Rp7.500-Rp8.500/ekor.
Kondisi diperburuk stok berlebih di berbagai wilayah, memungkinkan pembeli menekan harga jual meskipun penyerapan pasar relatif stabil. Permindo meminta pemerintah mengintervensi harga bahan baku pakan, menurunkan harga DOC ke kisaran Rp5.500-Rp6.000/ekor, serta menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) ayam hidup menjadi Rp27.000/kg (atau Rp25.000-Rp27.000/kg sesuai Permindo di CNBC Indonesia) untuk menutupi biaya produksi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Peternak Broiler Terjepit: Modalnya Rp 23 Ribu, Dijual Rp 21 Ribu
3 Oktober 2026 pukul 12.30 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Peternak Ayam Broiler Teriak Harga Pakan Naik-Jagung Sulit, Desak Ini
5 Oktober 2026 pukul 12.05 · Baca aslinya ↗