Peternak Broiler Terjepit: Modalnya Rp 23 Ribu, Dijual Rp 21 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peternak ayam broiler mengalami kerugian akibat harga jual ayam hidup (live bird) di tingkat kandang turun menjadi Rp 21.000-Rp 22.000/kg, sementara harga pokok produksi (HPP) mencapai Rp 23.000-Rp 23.500/kg. Tekanan ini dipicu oleh kenaikan harga pakan yang mencapai di atas Rp 9.400/kg serta harga anak ayam (DOC) yang naik menjadi Rp 7.500-Rp 8.500/ekor. Kenaikan biaya produksi ini dipengaruhi oleh tingginya harga bahan baku jagung yang melebihi Rp 7.800/kg.
Kondisi diperburuk oleh stok ayam yang berlebih di berbagai wilayah, sehingga pembeli dapat menekan harga jual meskipun penyerapan pasar relatif stabil. Menanggapi hal ini, Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) meminta pemerintah mengintervensi harga bahan baku pakan, menurunkan harga DOC ke kisaran Rp 5.500-Rp 6.000/ekor, serta menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) ayam hidup menjadi Rp 27.000/kg untuk menutupi biaya produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 16.31
Mentan Amran Bangun Ekosistem Peternakan Nasional, 5 Kawasan Rampung 2027
Berita terkait
Mentan Bangun Ekosistem Peternakan Nasional di 5 Kawasan, Target 2027
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 12.33
Peternak Telur Ayam di Sumsel Terjepit, Harga Tertekan hingga Produksi Anjlok
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 06.00
Muktamar NU Jadi Momentum Hebitren Perkuat Ekonomi Pesantren lewat Peternakan
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.10
BGN Wajibkan Dapur MBG Borong Ayam dan Telur Peternak Lokal
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57