Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Peternak Broiler Terjepit: Modalnya Rp 23 Ribu, Dijual Rp 21 Ribu

Peternak ayam broiler mengalami kerugian akibat harga jual ayam hidup (live bird) di tingkat kandang turun menjadi Rp 21.000-Rp 22.000/kg, sementara harga pokok produksi (HPP) mencapai Rp 23.000-Rp 23.500/kg. Tekanan ini dipicu oleh kenaikan harga pakan yang mencapai di atas Rp 9.400/kg serta harga anak ayam (DOC) yang naik menjadi Rp 7.500-Rp 8.500/ekor. Kenaikan biaya produksi ini dipengaruhi oleh tingginya harga bahan baku jagung yang melebihi Rp 7.800/kg.

Kondisi diperburuk oleh stok ayam yang berlebih di berbagai wilayah, sehingga pembeli dapat menekan harga jual meskipun penyerapan pasar relatif stabil. Menanggapi hal ini, Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) meminta pemerintah mengintervensi harga bahan baku pakan, menurunkan harga DOC ke kisaran Rp 5.500-Rp 6.000/ekor, serta menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) ayam hidup menjadi Rp 27.000/kg untuk menutupi biaya produksi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait