Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PGN Perluas Layanan CNG di Yogyakarta dan Sekitarnya

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) di Yogyakarta dan Jawa Tengah Bagian Selatan sebagai alternatif pengganti LPG. Layanan CNG menggunakan dua skema: point-to-point untuk penyaluran langsung ke pelanggan, dan klastering untuk layanan terintegrasi pada satu kawasan. Klaster layanan mencakup rumah tangga, hotel-restoran-katering (horeka), dan industri. Volume penyaluran CNG mencapai sekitar 74.000 meter kubik per bulan, dengan pelanggan terbesar Bakpia Tugu Jogja sekitar 50.000 m³ per bulan.

Di Sukoharjo, terdapat 12 titik Stasiun Pengisian dan Pemindahan Gas (SPPG) dengan total penyaluran sekitar 12.000 m³, serta Aston Hotel Solo sekitar 1.500 m³. Di Magelang, penggunaan CNG juga mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memasak 1.500 hingga 2.000 porsi per hari. Infrastruktur jaringan gas di Sleman didukung oleh 1 unit Pressure Regulating Station (PRS), pipa DTM diameter 180 mm dan 90 mm sepanjang 15,9 kilometer, 5 unit Regulating Station (RS), dan pipa DTR diameter 63 mm sepanjang 125,5 kilometer, dengan total jaringan sekitar 141,4 kilometer.

Pengembangan CNG melayani 4.545 pelanggan rumah tangga, 6 pelanggan kecil, dan 4 pelanggan komersial/industri, atau 4.555 pelanggan secara total. Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menyatakan bahwa pertumbuhan CNG mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah, termasuk UMKM. Pengembangan lebih lanjut akan mempertimbangkan keekonomian, kesiapan infrastruktur, dan kebutuhan pasar.

Menurut tiap media