Buruh Ungkap Isu Kekerasan di Tempat Kerja dalam Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan di DPR
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pada 29 September 2026, ribuan buruh dari Konfederasi ASPEK Indonesia dan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia mengunjungi Gedung DPR untuk mengawal pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Polda Metro Jaya menyiagakan 4.998 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR, dengan total 17.628 personel di Jakarta, termasuk 2.500 personel untuk pengaturan lalu lintas. Personel tidak membawa senjata api dan menerapkan pendekatan komunikatif. Mayoritas massa tiba menggunakan kendaraan roda dua, sementara ratusan lainnya bergerak ke pintu gerbang utama. Sementara itu, 12 perwakilan buruh, termasuk Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Buruh Indonesia Emelia Yanti Siahaan, menyampaikan penolakan terhadap sistem kerja kontrak berkepanjangan yang memicu ketidakpastian kerja, eksploitasi, dan risiko kekerasan seksual, seperti yang terjadi di Cikarang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Polda Metro Siagakan 4.998 Personel Gabungan Kawal Demo Buruh di DPR
29 September 2026 pukul 10.11 · Baca aslinya ↗
Buruh Bicara Risiko Kerja Kontrak Berlarut ke DPR, Singgung Potensi Asusila
29 September 2026 pukul 15.39 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Jelang Aksi Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ribuan Buruh Datangi ke Gedung DPR
29 September 2026 pukul 13.16 · Baca aslinya ↗