Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Beri Kelonggaran Syarat Masuk TNI untuk Pemuda Dayak Pedalaman

President Prabowo Subianto memberikan arahan penyesuaian syarat perekrutan TNI bagi pemuda Suku Dayak pedalaman setelah pertemuan dengan Panglima Jilah, pemimpin besar Suku Dayak seluruh Kalimantan, di Istana Merdeka pada 28 Agustus 2025. Dalam rapat tersebut, masyarakat Dayak menyampaikan aspirasi untuk bergabung menjadi prajurit TNI dan anggota Polri. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan peluang khusus dirancang untuk masyarakat adat dengan dua pelonggaran utama: toleransi terhadap syarat tinggi badan dan pengecualian larangan bertato bagi mereka yang memiliki tato karena tradisi adat. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan seluruh warga negara Indonesia (WNI) memiliki hak yang sama untuk bergabung dan mengabdi kepada negara, termasuk menjadi prajurit TNI. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menambahkan bahwa masyarakat Suku Dayak yang memiliki tato adat sebelumnya telah diperbolehkan mengikuti proses pendaftaran sebagai prajurit TNI, meskipun hingga kini belum ada masyarakat Suku Dayak yang mendaftar dengan kondisi tersebut. Pemerintah menekankan bahwa tidak ada larangan bagi siapa pun untuk mengikuti proses perekrutan militer.

Menurut tiap media