Prabowo Buka Peluang Perombakan Kabinet Jelang Masa Pemerintahan Kedua
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto membuka peluang perombakan atau reshuffle kabinet menjelang masa pemerintahan kedua (2024-2026). Ia menyatakan evaluasi kinerja kabinet dilakukan secara berkelanjutan dengan fokus pada penempatan orang yang tepat di posisi yang benar. Beberapa kementerian tidak berada di garis depan, namun menterinya bekerja sesuai kemampuan. Media Warta Ekonomi melaporkan pengamat politik Adi Prayitno memperingatkan bahwa reshuffle dapat terjadi menjelang tahun politik 2027, terkait dukungan partai Politik di Kabinet Merah Putih yang setengah hati. Detik.com menyebut Prabowo menggunakan analogi kesebelasan sepakbola dengan tim inti dan cadangan, serta menyatakan tujuan reshuffle adalah penempatan berdasarkan kompetensi. CNBC Indonesia melaporkan Prabowo menekankan prioritas seperti ketahanan pangan, energi terbarukan, dan penanggulangan kemiskinan. Berbeda, Detik.com menyebut angka investasi Rp 1,010 triliun hingga Juni 2026 dari target APBN 2025 sebesar Rp 1,931 triliun, serta 1,4 juta lapangan kerja dibuka pada 2025. Warta Ekonomi menyebut Purbaya Yudhi Sadewa dicopot sebagai Menkeu pada 14 September 2026 sebagai konteks reshuffle.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Setengah Hati Dukung Prabowo? Siap-siap Kena Reshuffle
16 September 2026 pukul 10.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet Jelang 2 Tahun Pemerintahan
16 September 2026 pukul 20.46 · Baca aslinya ↗
Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet, Golkar: Presiden Tahu Kebutuhan Timnya
17 September 2026 pukul 13.21 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Prabowo Bicara Soal Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
17 September 2026 pukul 05.25 · Baca aslinya ↗