Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo: Sensus Ekonomi 2026 Dasar Kebijakan dan APBN 2027, Bukan untuk Kekayaan Pribadi

Presiden Prabowo Subianto menyatakan data Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan BPS akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027, serta perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga rasio defisit. Sensus ini dinilai penting karena belum ada rebasing PDB selama lebih dari 10 tahun. Sebanyak 251.000 petugas akan melaksanakan penyelidikan di seluruh desa hingga Agustus 2026. Hasil sensus juga akan memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Prabowo menegaskan data sensus tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi atau pengejar kekayaan rakyat, dan menghimbau masyarakat mengisi formulir dengan jujur. Proyeksi PDB pada RAPBN 2027 ditargetkan Rp27.987 triliun. Menurut ANTARA, target defisit APBN 2,40% dari PDB; jika PDB tercatat lebih tinggi, defisit bisa lebih kecil. CNN Indonesia menyebut defisit dapat dikelola lebih baik tanpa menuliskan angka persentase spesifik.

Menurut tiap media