Prabowo Jamin Sensus Ekonomi Tak Digunakan Buat Kejar Kekayaan Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan data sensus ekonomi 2026 yang dikumpulkan BPS tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi. Ia menghimbau 251.000 petugas sensus untuk menyelesaikan penyelidikan sampai akhir Agustus 2026 dengan data yang jujur. Data tersebut akan dimanfaatkan untuk penyusunan anggaran negara yang lebih tepat dan perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga rasio defisit APBN. Prabowo menyatakan sensus penting untuk mengalkulasikan PDB Rp27.987 triliun pada RAPBN 2027, sehingga defisit dapat dikelola lebih baik. Pemerintah juga akan melakukan pembaruan data tunggal sosial dan ekonomi nasional dari hasil sensus tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo: Data sensus ekonomi jadi dasar penyusunan kebijakan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.55
Prabowo Bicara Sensus Ekonomi 2026: Data Penting untuk APBN
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.33
DPR Apresiasi 8 Program Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Berpihak ke Rakyat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 19.07
Dasco Apresiasi 8 Program Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Berpihak pada Rakyat
Berita terkait
Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan Untuk Mengejar Kekayaan Pribadi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Prabowo minta anggaran pemerintah beri manfaat nyata
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.38
Canda Prabowo Soal Purbaya: Saya Umumkan Subsidi Tambahan, Beliau Mengkerut
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.52
Incar Pertumbuhan PDB 6%, Prabowo: Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.27