Prabowo Ultimatum Jajarannya Usai Serahkan Rp13,2 Triliun Hasil Penagihan Kejahteraan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan ultimatum kepada para jajarannya, termasuk anggota Satgas PKH, agar tidak mau ikut di jalan yang benar dapat keluar dari barisan pemerintahannya. Hal ini disampaikan dalam acara penyerahan uang sebesar Rp13,2 triliun hasil penagihan denda administratif kehutanan di Kejaksaan Agung pada Selasa (6/10).
Prabowo menegaskan dirinya tidak akan membiarkan oknum yang tidak konsisten atau terlibat korupsi tetap berada dalam pemerintahannya. Ia juga menyampaikan rasa apresiasinya terhadap jajaran Satgas PKH yang tetap berjuang meski menghadapi berbagai ancaman, termasuk terhadap diri pribadi dan keluarga.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mendorong pengakuan dosa dan kerja sama sebagai justice collaborator agar mendapatkan pengampunan. Ia menekankan pentingnya tertib dan pengembalian dana yang dikorupsi demi kepentingan bangsa dan negara, sambil menegaskan komitmen pemerintahannya untuk tidak berhenti memberantas korupsi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Prabowo Ultimatum Anak Buah: Tidak Mau Ikut Jalan yang Benar, Minggir
6 Oktober 2026 pukul 18.13 · Baca aslinya ↗
kumparan
Prabowo: yang Tidak Mau Bersihkan Diri, Tunggu Waktunya Saja
6 Oktober 2026 pukul 22.38 · Baca aslinya ↗