Prabowo Ultimatum Anak Buah: Tidak Mau Ikut Jalan yang Benar, Minggir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan ultimatum kepada para jajarannya, termasuk anggota Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), agar tidak mau ikut di jalan yang benar dapat keluar dari barisan pemerintahannya. Hal ini disampaikan dalam acara penyerahan uang sebesar Rp13,2 triliun hasil penagihan denda administratif kehutanan di Kejaksaan Agung pada Selasa (6/10). Prabowo menegaskan dirinya tidak akan membiarkan oknum yang tidak konsisten atau terlibat korupsi tetap berada dalam pemerintahannya. Ia juga menyampaikan rasa apresiasinya terhadap jajaran Satgas PKH yang tetap berjuang meski menghadapi berbagai ancaman, termasuk terhadap diri pribadi dan keluarga. Prabowo menekankan komitmen pemerintahannya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, meski menghadapi kritik atau serangan di ruang digital. Ia meyakini bahwa kebenaran dan keadilan akan akhirnya menang dalam perjuangan bersama rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 18.11
Prabowo Ungkap Rp 52 Triliun Sudah Diselamatkan dari Penertiban Kawasan Hutan
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 18.00
Prabowo Cerita Ada yang Coba Menyogok Dirinya
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 17.22
Prabowo Tegaskan Siap Mati untuk Rakyat: Kita Bersama Rakyat!
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 18.30
Prabowo Sebut Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp 52 Triliun dalam 2 Tahun
Berita terkait
Tanggapi Peran Nusron di Pilpres, Prabowo Seperti Melihat Jasa Dadan Hindayana, Tapi Kalau Korupsi Rela 'Digaruk' Juga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.54
Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat Terjerat Korupsi
JawaPos · 16 September 2026 pukul 19.30
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi hingga ke Akar-akarnya
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.14
Prabowo Sebut Korupsi Hancurkan Bangsa: Program Sering Tak Sampai ke Rakyat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.15