Pramono: Kolaborasi Penangani Sampah Jakarta, Bantargebang Turun 500 Ton/Hari
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan persoalan sampah di Ibu Kota tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri, membutuhkan kolaborasi bersama. Hal ini disampaikan dalam acara Local Hero Indonesia Forum 2026 yang digelar Indonesia Water Institute dengan tema "From Campaign to Collaboration: Strengthening Multi-Stakeholder Partnership for Sustainable Waste Management". Pramono menjelaskan Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari, sehingga Pemprov DKI mengubah prinsip penanganan dari "angkut buang" menjadi "pilah, angkut, olah" sesuai Peraturan Gubernur No. 5 Tahun 2022.
Akibat perubahan kebijakan, sampah yang masuk ke Bantargebang berkurang sekitar 500 ton per hari. Persentase rumah tangga yang memilah sampah naik dari 5,31% menjadi 23,14% sejak gerakan dimulai. Kumparan melaporkan peningkatan gerakan sejak 10 Mei 2022, sementara CNN Indonesia menyebutkan 10 Mei 2026.
Pengelolaan sampah organik juga meningkat dari 1.046 ton menjadi 1.432 ton di 2.247 bank sampah. Pramono meminta penanganan yang lebih ketat dan konsisten meski masih ada kendala seperti penimbunan limbah swasta di tempat tidak semestinya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Pram Bicara Persoalan Sampah di Jakarta: Harus Diselesaikan Bersama-sama
31 Agustus 2026 pukul 21.50 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Gerakan Pilah Sampah Kurangi Sampah di Bantargebang 500 Ton per Hari
1 September 2026 pukul 03.00 · Baca aslinya ↗