Prancis Sampaikan Permintaan Maaf kepada AS Terkait Perselisihan Voting PBB
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Prancis meminta maaf kepada Amerika Serikat (AS) setelah terjadi perselisihan diplomatik terkait voting di Majelis Umum PBB. Ketegangan bermula saat AS, bersama Rusia dan Korea Utara, menolak perpanjangan masa jabatan Volker Turk sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk HAM. Kritik Prancis melalui media sosial X yang menyebut AS bukan lagi mercusuar HAM—bahkan menyamakannya dengan Korea Utara dan negara otoriter—memicu kemarahan Washington hingga perwakilan AS melakukan aksi walk out dari rapat Dewan Keamanan PBB.
Prancis mengklarifikasi bahwa perbedaan pandangan tersebut hanya berkaitan dengan satu pemungutan suara, bukan komitmen umum AS dalam membela HAM. AS merespons positif permintaan maaf yang dikirim melalui misi PBB Prancis. Perselisihan ini sempat menghambat proses persetujuan dan penundaan kedatangan Aurelien Lechevallier sebagai Duta Besar Prancis untuk Washington. Terdapat perbedaan keterangan waktu kejadian, di mana kumparan menyebut voting terjadi 24 Juli, sementara CNBC Indonesia menyebut akhir Juli 2026 dan unggahan X pada 25 Juli 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Prancis Minta Maaf ke AS Usai Ribut Soal Voting di PBB
13 September 2026 pukul 12.41 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Prancis Bikin AS Ngamuk, Akhirnya Minta Maaf Demi Hal Ini
14 September 2026 pukul 08.05 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Prancis Menyesal Samakan AS dengan Korut yang Bikin Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
14 September 2026 pukul 08.20 · Baca aslinya ↗