Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Prancis Minta Maaf ke AS Usai Ribut Soal Voting di PBB

Prancis meminta maaf kepada Amerika Serikat (AS) setelah perselisihan diplomatik terkait voting di Majelis Umum PBB pada 24 Juli. Perbedaan muncul ketika AS menolak memperpanjang masa jabatan Volker Turk sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk HAM. Komentar Prancis bahwa 'AS dulu merupakan mercusuar hak asasi manusia. Tidak lagi' memicu kemarahan Washington, bahkan menyebabkan perwakilan AS meninggalkan rapat Dewan Keamanan PBB. Washington merespons positif setelah permintaan maaf dikirim melalui misi PBB Prancis pada Jumat (11/9). Meskipun hubungan historis kedua negara tetap dekat, perselisihan tersebut menahan proses persetujuan Aurelien Lechevallier sebagai Duta Besar Prancis untuk Washington.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait