Presiden Iran dan Putin Bertemu di KTT Shanghai, Bahas Dukungan Rusia Selama Konflik Timur Tengah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai di Kirgistan. Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian mengucapkan terima kasih kepada Putin atas dukungan Rusia selama konflik di Timur Tengah, termasuk masa-masa pertempuran dan sanksi AS terhadap Iran. Pezeshkian menyatakan bahwa hubungan kedua negara merupakan hubungan strategis, bukan sekadar hubungan biasa. Pertemuan ini menandai pertemuan pertama antara keduanya sejak konflik tersebut dimulai. Kedua pemimpin juga membahas cara untuk memperkuat dan memperluas kerja sama bilateral di berbagai bidang.
Konflik antara Iran dan AS meletus pada 28 Februari 2026 akibat serangan AS-Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan di berbagai wilayah dan memblokade Selat Hormuz. Gencatan senjata pada 8 April mengakhiri pertempuran paling sengit, namun serangan sporadis masih terjadi. AS kini menerapkan kampanye 'ketaksaan ekonomi' (VOI) atau 'pencekikan ekonomi' (Detik.com) terhadap Iran.
Moskow telah mempererat hubungan militer dan ekonomi dengan Iran sejak invasi ke Ukraina. Sebelumnya, Putin menyatakan komitmen Moskow untuk membantu mewujudkan perdamaian di Timur Tengah dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran pada April 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Presiden Pezeshkian Berterima Kasih Atas Sikap Rusia Selama Perang Timur Tengah
2 September 2026 pukul 08.30 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Bertemu Putin, Presiden Iran Apresiasi Dukungan Rusia Selama Perang Lawan AS
2 September 2026 pukul 10.21 · Baca aslinya ↗