Presiden Pezeshkian Berterima Kasih Atas Sikap Rusia Selama Perang Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berterima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas dukungan Moskow selama konflik Timur Tengah, dalam pertemuan di sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai di Kyrgyzstan. Pezeshkian menyatakan bahwa posisi Rusia konsisten baik saat pertempuran maupun sanksi AS, dan menegaskan hubungan keduanya bersifat strategis. Kedua pemimpin juga meninjau hubungan bilateral dan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang. Pertemuan ini adalah pertemuan pertama mereka sejak konflik pecah. Konflik antara Iran dan AS-Israel dimulai pada 28 Februari setelah serangan yang menewaskan pemimpin Iran Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan meluas dan memblokade Selat Hormuz, sementara AS memberlakukan blokade maritim. Gencatan senjata pada 8 April mengakhiri pertempuran sengit, namun serangan sporadis masih terjadi. AS kini menerapkan kampanye 'ketaksaan ekonomi' terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.21
Bertemu Putin, Presiden Iran Apresiasi Dukungan Rusia Selama Perang Lawan AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.38
Peru Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Tuduh Teheran Picu Eskalasi Perang
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.48
Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte
Berita terkait
Pemimpin Iran Dorong Produksi Domestik, Kurangi Ketergantungan Dolar
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 16.01
Iran-Oman Bahas Koridor Sementara dan Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 11.00
Pakistan Gelar Dialog dengan Iran soal Konflik Teheran-AS
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 20.01
Sanksi Berulang AS Terhadap Iran Tidak akan Membuahkan Hasil
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 05.00