Presiden Prabowo Ingin Teknologi Desalinasi Cepat untuk Krisis Air di Palue
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengiriman teknologi desalinasi cepat ke Pulau Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi menyebabkan krisis air bersih. Dalam rapat peninjauan di Nagekeo, ia memerintahkan BRIN, Unhan, TNI, dan kementerian terkait untuk mengembangkan teknologi desalinasi yang dapat dibangun mandiri. Kementerian Pekerjaan Umum juga melakukan survei geolistrik untuk mencari cadangan air tanah. Prabowo menekankan pentingnya membangun kembali daerah yang terdampak agar lebih kuat dan tangguh. Ia juga menyatakan bahwa kemajuan teknologi kini membuat desalinasi lebih terjangkau, bahkan hingga tingkat desa, berbeda dengan 30 tahun lalu yang hanya terjangkau untuk negara kaya. Sebagai bagian dari pemulihan pasca-bencana, pemerintah juga mengembangkan PLTS dan kawasan perikanan di NTT. Warta Ekonomi menyebutkan peran TNI dan fakultas teknik dalam pengembangan teknologi, sementara ANTARA News lebih menekankan pada peran BRIN dan kampus-kampus serta menyeatakan bahwa desalinasi kini lebih terjangkau dibandingkan 30 tahun lalu.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Krisis Air Bersih di Palue, Prabowo Minta Teknologi Desalinasi Segera Dikirim
26 Agustus 2026 pukul 15.09 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Dari pengalaman Palue, Prabowo minta BRIN bangun teknologi desalinasi
26 Agustus 2026 pukul 19.53 · Baca aslinya ↗