Produksi Minyak Nasional Indonesia Hingga Juli 2026 Mencapai 578.156 Barel Harian, Di Bawah Target APBN
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian ESDM mencatat produksi rata-rata minyak Indonesia hingga 31 Juli 2026 mencapai 578.156 barel per hari (bph), di bawah target APBN 610.000 bph. Gangguan utama di Blok Rokan akibat kebocoran pipa TGI pada awal 2026 dan kendala sistem kelistrikan, sementara Blok Cepu mengalami penurunan alamiah yang tajam. Pemerintah berupaya menambah 31.844 bph atau 5,2% dari produksi saat ini untuk mencapai target 2026 serta mempertahankan target 2027 sebesar 610.000 bph dengan target gas 954.000 bph.
Penurunan produksi di Blok Rokan dipengaruhi oleh kebocoran pipa PT TGI pada Januari 2026 dan gangguan sistem kelistrikan. Di sisi lain, produksi ExxonMobil turun dari 151.000 bph menjadi 124.000 bph, sementara Pertamina Hulu Rokan hanya mencapai 133.000 bph dari target 163.000 bph. Upaya mitigasi fokus pada perbaikan genset MCTN dan penurunan dampak natural decline di Blok Cepu.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Produksi Minyak RI Baru 578 Ribu Bph, Rokan-Cepu Jadi Beban
26 Agustus 2026 pukul 14.00 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
ESDM-SKK Migas Ungkap Pemicu Produksi Minyak RI di Bawah 600.000 Barel
26 Agustus 2026 pukul 14.41 · Baca aslinya ↗