ESDM-SKK Migas Ungkap Pemicu Produksi Minyak RI di Bawah 600.000 Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produksi minyak nasional Indonesia hingga 31 Juli 2026 mencapai 578.156 barel per hari (bph), di bawah target tahunan. Penurunan disebabkan gangguan operasional di Blok Rokan seperti kebocoran pipa PT TGI (Januari 2026) dan gangguan sistem kelistrikan, serta penurunan alami di Blok Cepu. Produksi ExxonMobil turun dari 151.000 bph menjadi 124.000 bph, sementara Pertamina Hulu Rokan hanya mencapai 133.000 bph dari target 163.000 bph. Upaya mitigasi fokus pada perbaikan genset MCTN dan penurunan dampak natural decline di Blok Cepu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Produksi Minyak RI Baru 578 Ribu Bph, Rokan-Cepu Jadi Beban
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.30
Produksi Minyak Blok Rokan Belum Optimal, Pasokan Listrik Jadi Biang Kerok
Berita terkait
Gerindra: RUU Migas Bentuk Pengembalian Kedaulatan Negara atas Migas
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.39
HUT RI ke-81, Pertamina Tebar Diskon Pertamax Cs Rp 450 per Liter
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.37
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana Meninggal Dunia
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.06
Kepala KSP Dudung Bertemu Wadirut Pertamina, Ternyata Bahas Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.25