Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Program Pesantren Nyaman Belajar: Kemenag dan Baznas Salurkan Rp17,5 Miliar untuk 700-821 Pesantren

Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) dengan alokasi dana Rp17,5 miliar. Dana ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan dan hunian santri di pesantren di seluruh Indonesia. Menurut JawaPos, program ini mencakup 700 pesantren dan madrasah, sementara Media Indonesia melaporkan jumlah akhir penerima bantuan setelah verifikasi lapangan mencapai 821 lembaga. Kedua sumber menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai prioritas penyaluran zakat, dengan total alokasi dana pendidikan Baznas pada tahun ini mencapai sekitar Rp40 miliar menurut JawaPos.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Indonesia saat ini memiliki sekitar 42 ribu pesantren, mayoritas dikelola secara mandiri. Program ini diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan, terutama pada tahun anggaran berikutnya. Menuruhnya, program ini tidak hanya fokus pada renovasi fisik, tetapi juga mendukung pembangunan ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman bagi para santri. Program ini juga selaras dengan prinsip Maqashid Syariah dalam menjaga akal dan keselamatan jiwa generasi muda, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.

Penerima bantuan ditentukan berdasarkan kriteria khusus, seperti pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan kawasan rawan bencana. Dengan dukungan data akurat dari Kemenag, program ini diharapkan berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, Baznas, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dunia usaha, hingga masyarakat luas, diharapkan dapat memaksimalkan dampak program ini bagi pesantren di seluruh Indonesia.

Menurut tiap media