Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Salurkan Rp17,5 Miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar 2026

Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan sebesar Rp17,5 miliar untuk Program Pesantren Nyaman Belajar (PNB) 2026. Dana ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren di seluruh Indonesia. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, program ini tidak hanya fokus pada renovasi fisik, tetapi juga mendukung pembangunan ekosistem pesantren yang ramah anak, sehat, aman, dan nyaman bagi para santri.

Program ini merupakan bagian dari 13 Program Prioritas Baznas periode 2026–2031, yang bertujuan memastikan dana zakat menjadi instrumen strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan layak. Sodik Mudjahid, Ketua Baznas RI, menekankan bahwa program ini selaras dengan prinsip Maqashid Syariah dalam menjaga akal dan keselamatan jiwa generasi muda. Penerima bantuan ditentukan berdasarkan kriteria khusus, seperti pesantren dengan minimal 35 persen santri dhuafa, pesantren yang melayani kelompok rentan, serta pesantren di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan kawasan rawan bencana.

Setelah proses verifikasi lapangan, jumlah penerima bantuan akhirnya mencapai 821 lembaga. Dengan dukungan data akurat dari Kemenag, program ini diharapkan berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, Baznas, organisasi kemasyarakatan Islam, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dunia usaha, hingga masyarakat luas, diharapkan dapat memaksimalkan dampak program ini bagi pesantren di seluruh Indonesia.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait