Proyeksi Harga Minyak Dunia Tembus US$90 per Barel Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Harga minyak mentah dunia West Texas Intermediate (WTI) diprediksi naik ke US$90 per barel dalam sepekan ke depan dengan rentang US$74,30 hingga US$91,60 per barel, mengakibatkan harga minyak dunia tertahan di level USD88,72/barel (Brent) dan USD82,35/barel (WTI) pada awal pekan. Proyeksi ini disampaikan pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi, sementara harga minyak dunia tertahan akibat kebuntuan perundingan damai AS-Iran. Konflik di Timur Tengah mencakup serangan Iran pada kapal tanker ADNOC ketiga di Selat Hormuz, aksi Houthi di Yaman yang menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah, serta pemberontakan di Nigeria yang menyerang kilang minyak. Uni Emirate Arab memprotes keras serangan tersebut, sementara lalu lintas maritim di Selat Hormuz hampir tidak aktif setelah serangan di fasilitas Saudi Aramco. Target harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada APBN 2027 ditetapkan US$75 per barel, namun proyeksi ini keraguan akibat eskalasi konflik. Ibrahim memrediksi harga WTI masih di atas US$80 per barel pada 2027.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
16 Agustus 2026 pukul 16.30 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
17 Agustus 2026 pukul 09.04 · Baca aslinya ↗