Proyeksi Penguatan USD Berkaitan Konflik AS-Iran dan Perubahan Kabinet Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kedua media melaporkan proyeksi penguatan USD dengan kisaran Rp17.950-Rp18.050 per dolar AS. Penyebab utama yang disebutkan adalah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kenaikan harga minyak global. Konflik ini memuncak setelah AS menjatuhkan sanksi baru pada sektor perkeretaapian, otomotif, dan jaringan perbankan Iran, sementara Iran menuntut pencabutan blokade laut, pencairan aset yang dibekukan, serta jaminan untuk mengakhiri perang sebelum membuka kembali Selat Hormuz. Media ANTARA News menambahkan bahwa sentimen rupiah juga dipengaruhi oleh perubahan kabinet pemerintah Indonesia, khususnya pelantikan Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, yang menyangkut Menteri ESDM. Sementara itu, JPNN.com tidak menyebutkan dampak perubahan kabinet terhadap nilai tukar rupiah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Rupiah diprediksi melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
2 Oktober 2026 pukul 10.51 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
USD Diperkirakan Tembus ke Level Rp18.050 Pada Sore Ini
2 Oktober 2026 pukul 11.56 · Baca aslinya ↗