Purbaya Yudhi Sadewa Kritik Perusahaan Asing yang Remehkan Aturan Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Sebelum digantikan oleh Suahasil Nazara dalam reshuffle kabinet, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kritik keras terhadap perusahaan asing yang meremehkan aturan di Indonesia. Dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, Purbaya menyatakan bahwa sejumlah perusahaan asing menganggap aturan lokal tidak perlu diikuti dan merasa masalah dapat diselesaikan dengan membayar pihak tertentu. Warta Ekonomi menambahkan bahwa Purbaya mengaku merasa dihina oleh sikap tersebut.
Purbaya menegaskan komitmennya untuk tidak berkompromi dan siap mengambil tindakan tegas terhadap praktik yang merusak keadilan perpajakan, meskipun secara pribadi ia terlihat santai. Warta Ekonomi secara spesifik menyebutkan bahwa perusahaan asing yang mengikuti praktik korupsi akan ditindak keras. Purbaya juga mengungkapkan adanya upaya pembenahan sistem perpajakan untuk meningkatkan penerimaan negara, yang menurut Warta Ekonomi sempat menimbulkan keributan namun tetap dijalankan.
Pembenahan sistem perpajakan ini bertujuan memastikan semua pihak, baik asing maupun lokal, mengikuti aturan yang sama. Hal ini diharapkan dapat menciptakan persaingan yang lebih adil bagi pengusaha domestik sehingga mereka dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam penciptaan lapangan kerja di Indonesia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing Hina Aturan RI
15 September 2026 pukul 06.55 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Sepelekan Hukum RI
15 September 2026 pukul 07.38 · Baca aslinya ↗