PVMBG: Erupsi Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa erupsi terbaru Gunung Anak Krakatau belum berpotensi memicu tsunami seperti pada 2018. Kepala PVMBG Rita Susilawati menjelaskan dalam konferensi pers bahwa tubuh gunung yang tumbuh kembali setelah erupsi 22 Desember 2018 masih membentuk kubah lava kecil yang relatif stabil dan tidak berpotensi runtuh dalam skala besar. Status Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga) dengan radius rekomendasi 3 kilometer.
PVMBG menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi terkini, meskipun tubuh gunung tampak tumbuh kembali. Namun, pemantauan morfologi dan aktivitas gunung dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi tetap aman. Erupsi masih terus berlangsung dengan semburan erupsi yang tak terputus, meskipun tinggi kolom erupsi belum dapat diamati secara visual.
Berbeda dengan Detik.com yang menyebutkan bahwa erupsi terbaru tidak menimbulkan bahaya yang perlu mengubah status atau jarak rekomendasi, Warta Ekonomi menambahkan bahwa PVMBG juga mengamati semburan lava berwarna merah dan lontaran batu pijar. Kedua sumber menegaskan bahwa PVMBG tetap melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi serta mematuhi rekomendasi pemerintah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
5 September 2026 pukul 13.18 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
5 September 2026 pukul 19.49 · Baca aslinya ↗