Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Rita Susilawati, menyatakan bahwa pertumbuhan kembali tubuh Gunung Anak Krakatau pasca-erupsi 22 Desember 2018 belum berpotensi memicu tsunami. Dalam konferensi pers yang diunggah di YouTube Badan Geologi pada Sabtu (5/9/2026), Rita menjelaskan bahwa tubuh gunung masih membentuk kubah lava baru yang relatif kecil dan tidak berpotensi runtuh dalam skala besar. Pemantauan morfologi dan aktivitas gunung dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi tetap aman.
Rita menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi terkini Gunung Anak Krakatau. Meskipun tubuh gunung tampak tumbuh kembali, ukurannya masih terbilang kecil sehingga tidak mencerminkan ancaman tsunami seperti yang terjadi pada 2018. Namun, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga) dengan radius rekomendasi sejauh 3 kilometer. PVMBG menegaskan bahwa erupsi terbaru tidak menimbulkan bahaya yang perlu mengubah status atau jarak rekomendasi gunung tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 September 2026 pukul 11.45
Erupsi Hingga Muntahkan Lava Air Mancur, Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Siaga
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.45
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 09.29
BNPB minta masyarakat jangan panik respons erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.41
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi 2 Kali Malam Ini, Masyarakat Diminta Tak Mendekat
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.17
PVMBG Catat Erupsi Anak Krakatau Masih Terjadi hingga Sabtu Pagi
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.35
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11
Anak Krakatau Erupsi Menerus, Jauhi Radius 3 Kilometer
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 12.19