Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Rencana Data Center AI di Batang dan Jababeka Targetkan Investasi Ratusan Triliun

Pengembangan data center berbasis AI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, dan di Jababeka dilaporkan secara terpisah oleh beberapa media. Menurut Warta Ekonomi, proyek di Batang dikelola oleh konsorsium yang melibatkan Nvidia, Indosat, Ooredoo Group, dan Nokia, dengan nilai investasi Rp82 triliun dan proyeksi operasional mulai 2027. Data center ini akan menjadi bagian dari kawasan industri seluas 4.300 hektare yang dikembangkan dengan konsep Smart, Green, and Sustainable.

Sementara itu, CNBC Indonesia melaporkan bahwa PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) merencanakan dua data center AI baru, satu di Jababeka dengan kapasitas 36 MW dan satu di Batang dengan kapasitas 60 MW. Perusahaan ini juga mengoperasikan satu fasilitas 6 MW di Jababeka. Pendanaan proyek ini akan dilakukan melalui right issue sebanyak 285.732.512 saham baru, dengan estimasi biaya US$10 juta per 1 MW. Dalam satu tahun terakhir, harga saham MGLV naik lebih dari 13 kali lipat, dari Rp1.155 menjadi Rp15.050 per lembar.

Perbedaan nilai investasi antara kedua laporan tidak dijelaskan secara eksplisit, namun kedua proyek ini menunjukkan minat besar terhadap pengembangan infrastruktur data center AI di Indonesia, dengan fokus pada wilayah Batang dan Jababeka.

Menurut tiap media