Saham Naik 13 Kali Lipat, Bos Data Center Ungkap Sumber Duit Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk. (MGLV) berencana membangun dua data center AI baru di Jababeka (36 MW) dan Batang (60 MW) untuk memenuhi tingginya permintaan komputasi AI. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan satu fasilitas berkapasitas 6 MW di Jababeka. Pembangunan ini memerlukan infrastruktur khusus dengan pasokan listrik besar dan sistem pendingin yang lebih baik dibandingkan data center biasa.
pendanaan proyek ini akan bersumber dari right issue sebanyak 285.732.512 saham baru. Estimasi biaya pembangunan data center AI mencapai US$ 10 juta per 1 MW. Dalam satu tahun terakhir, harga saham MGLV melonjak lebih dari 13 kali lipat, dari Rp 1.155 menjadi Rp 15.050 per lembar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 18.30
Investasi Data Center AI Rp82 Triliun Masuk Batang, Jawa Tengah Bidik Industri Teknologi Tinggi
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 13.05
Boy Thohir Borong 30 Juta Saham MGLV, Ini Alasan di Baliknya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.42
BEI Pelototi 5 Saham Ini karena Bergerak Tak Biasa, Ada UDNG, BIKE, hinga LABA
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.20
IHSG Diproyeksi Ngegas Hari Ini
Berita terkait
AI-Data Center Meledak, Bos Kawasan Industri Tunjuk Ancaman Masalah
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.50
Airlangga Ungkap Potensi Investasi Data Center Indonesia Capai 1,17 GW
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 15.20
Malaysia Gencar Tarik Investasi Data Center Berbasis AI, Targetkan Jadi Hub di Asia Tenggara
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Bisnis Data Center RI Meledak, 4 Emiten Ini Paling Siap Menangkap Cuan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.05