Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

LPEI dan Kemenkeu Resmikan 48 Desa Devisa di Bangka Belitung untuk Diversifikasi Ekonomi

LPEI dan Kemenkeu secara resmi meresmikan 48 Desa Devisa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 28 Agustus 2023 guna meningkatkan kapasitas ekspor dan mendiversifikasi perekonomian daerah. Program ini mengarahkan pendampingan pada tiga klaster komoditas unggulan: lada putih (34 desa, 400 petani), kerajinan lidi nipah (7 desa, 50 perajin), dan olahan perikanan (7 desa, 36 pelaku UMKM). Lada Bangka, yang dikenal sebagai Muntok White Pepper, dikenal memiliki kandungan piperin tinggi dan telah memperoleh Indikasi Geografis.

Pendampingan yang diberikan mencakup pelatihan manajemen ekspor, penyusunan laporan keuangan, market intelligence, pembuatan dokumen ekspor, hingga partisipasi dalam pameran internasional. Sinergi antarinstansi pun diselaraskan untuk membangun ekosistem ekspor yang berkelanjutan, melibatkan LPEI, DJPb, Bea Cukai, Kemenperin, Bank Indonesia, dan Pemerintah Daerah Babel.

Meskipun detik.com tidak menyebutkan tanggal resmi pelaksanaan, kumparan secara konsisten melaporkan peristiwa ini berlangsaga pada 28 Agustus 2023. Selain itu, detik.com menyebutkan 36 pelaku UKM pada klaster olahan perikanan, sementara kumparan menyebutkan jumlah yang sama, yakni 36 pelaku UMKM. Detik.com juga menyebutkan 400 petani pada klaster lada, sementara kumparan juga melaporkan jumlah yang sama.

Menurut tiap media