Dorong Kapasitas Ekspor, LPEI & Kemenkeu Resmikan 48 Desa Devisa di Babel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

LPEI dan Kemenkeu meresmikan 48 Desa Devisa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan kapasitas ekspor desa dan mendiversifikasi ekonomi daerah. Program ini fokus pada tiga klaster komoditas unggulan: lada (34 desa, 400 petani), kerajinan lidi nipah (7 desa, 50 perajin), dan olahan perikanan (7 desa, 36 pelaku UKM).
LPEI memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari manajemen ekspor, laporan keuangan, hingga akses pasar internasional. Sinergi ini melibatkan berbagai instansi seperti DJPb, Bea Cukai, Kemenperin, Bank Indonesia, dan Pemda Babel untuk membangun ekosistem ekspor yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.45
Eximbank-Kemenkeu Resmikan 48 Desa Visa di Bangka Belitung, untuk Perkuat Ekspor
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.45
LPEI-Kemenkeu Resmikan 48 Desa Visa di Bangka Belitung, untuk Perkuat Ekspor
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.40
BRI Ungkap 3 Syarat UMKM RI Bisa Tembus Pasar Ekspor
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.18
Berkat Pemberdayaan PNM, Gula Aren Gasebu Kini Dilirik Eksportir
Berita terkait
Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.20
Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Gasebu Berhasil Tembus ke Mancanegara
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 19.11
Dorong UMKM Tembus Pasar Global, BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama dari Kementerian Perdagangan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 08.59
Dukung Ekspor UMKM, Lion Parcel Perluas Layanan Interpack ke 50 Negara
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 20.23