Revisi RKAB Anak Usaha BYAN Disetujui dan Kondisi IHSG
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyetujui revisi RKAB tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yaitu PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima, pada 23 September 2026. Persetujuan ini mencabut status keadaan kahar dan menambah kuota produksi batu bara sebesar 15–20 juta ton. Pemerintah menyatakan proses ini bersifat administratif dan tidak terkait akuisisi saham oleh Haji Isam.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan Kamis (24/9/2026) ditutup turun 1,20% ke level 6.298,61. Penurunan ini dipengaruhi kontribusi negatif total 26 poin dari empat bank besar (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) serta net sell investor asing sebesar Rp1,49 triliun. Di sisi lain, saham FORU, DCII, dan DSSA mengalami kenaikan, sementara pasar saham AS menunjukkan pergerakan campuran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Populer: Revisi RKAB BYAN Disetujui; IHSG Anjlok
25 September 2026 pukul 05.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Emas Freeport Masuk ke HRTA, BYAN Mulai Produksi Lagi
25 September 2026 pukul 08.23 · Baca aslinya ↗