Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Belanja Wisatawan RI ke Luar Negeri dan Potensi Wisata Belanja Domestik

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengeluaran wisatawan Indonesia untuk belanja di luar negeri mencapai US$6,7 miliar atau setara Rp118,66 triliun (kurs Rp17.711/USD). Haryanto Pratantara dari Hippindo menyampaikan bahwa tiga faktor utama yang mendorong warga Indonesia berbelanja di luar negeri adalah kelengkapan barang, harga, dan variasi produk yang masih menjadi kendala. Meskipun harga di Indonesia sudah bersaing karena melemahnya rupiah, banyak warga tetap memilih belanja merek global di luar negeri meskipun merek tersebut sudah tersedia domestik.

Hippindo menyatakan bahwa Indonesia sudah memiliki dua dari tiga unsur utama wisata, yaitu objek wisna dan kuliner, namun belanja belum cukup menarik bagi wisatawan asing. Turis mancanegara jarang memilih Indonesia untuk berbelanja karena kelengkapan dan variasi barang yang masih terbatas. Harganya sudah bersaing, namun diperlukan peningkatan jumlah barang dan pembaruan produk untuk menarik minat asing.

Hippindo meminta pemerintah memperkuat ekosistem ritel dan memberikan kemudahan bagi merek luar negeri yang sudah berkontribusi di Indonesia agar bisa masuk pasar domestik melalui program BINA (Belanja di Indonesia Aja). Menteri Koordinator juga menyadari stok barang tipis, terutama produk impor, perlu ditangani melalui kolaborasi dengan Menteri Perdagangan untuk memperkuat distribusi dan persediaan agar konsumen lebih memilih belanja di dalam negeri.

Menurut tiap media