Rupiah Meledak Akibat Konflik AS-Iran, Tekanan Moneter Fed dan Proyeksi Kebijakan BI
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Rupiah melemah pada penutupan Senin (31/8/2026) dengan nilai berbeda antar media: Liputan6.com mencatat 17.722 per dolar AS (turun 29 poin atau 0,16 persen), sementara CNBC Indonesia menyebut penurunan 0,14% ke level yang sama. Kedua media sekipati kurs JISDOR Bank Indonesia berada di 17.746 per dolar AS. Pelemahan dipengaruhi konflik AS-Iran yang melibatkan serangan peluncur rudal di Pulau Larak Iran serta pangkalan udara di Yordania, menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global melalui Selat Hormuz. Di sisi lain, spekulasi kenaikan suku bunga Fed September meningkat dari 35% menjadi 64% setelah pidato Jackson Hole, sementara indeks dolar AS (DXY) naik 0,04% ke 99,468. DPR juga mempertimbangkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 untuk menjaga stabilitas mata uang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
31 Agustus 2026 pukul 17.01 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Rupiah Dibuka Stagnan Pagi Ini, Dolar AS Bertahan di Rp17.710
1 September 2026 pukul 09.04 · Baca aslinya ↗