Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah menjadi 17.722 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (31/8/2026), turun 29 poin atau 0,16 persen dari level sebelumnya. Pelemahan ini sebagian dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pasukan AS menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak, Iran, pada Minggu (30/8/2026), sementara Iran menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania. Konflik ini menimbulkan kekhawatiran pasar terkait gangguan pasokan minyak global, mengingat Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Negosiasi untuk mengakhiri konflik masih belum berhasil, sementara upaya pembukaan kembali Selat Hormuz masih dalam proses.
Di sisi lain, sentimen terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar sedang memantau pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole, yang menekankan pentingnya stabilitas harga dan menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September. Inflasi AS yang belum kembali ke target 2 persen menjadi pertimbangan utama. Jika suku bunga AS tetap tinggi atau meningkat, dolar AS akan semakin menarik bagi investor, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Di dalam negeri, pelemahan rupiah juga tercermin dalam kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, yang berada di level 17.746 per dolar AS. Kombinasi tekanan dari geopolitik global dan kebijakan moneter AS menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan rupiah dalam periode dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.14
Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.50
AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.710
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.09
Rupiah melemah seiring indeks PCE AS sesuai konsensus pasar
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 17.42
Rupiah Melemah ke 17.775 per Dolar AS, Pasar Tunggu Pidato The Fed
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 09.05