Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Meletup 0,12% ke 17.903 Rubia Dipicu Lonjakan Minyak dan Tekanan Fed

Rupiah melemah 0,12% atau 21 poin ke posisi 17.903 per dolar AS pada Senin (5/10/2026). Penyebab utama adalah lonjahan harga minyak hingga US$102 per barel, kenaikan yield obligasi AS 10 tahun ke 5,26%, dan penguatan indeks dolar AS ke 101,9. Ketiga faktor dipicu eskalasi konflik Timur Tengah serta ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Serangan Gerakan Ansarullah Yaman terhadap kilang minyak Aramco di Riyadh juga memperparah ketegangan pasokan energi global. Pasar menantikan rilis notulen pertemuan Fed yang diproyeksikan menunjukkan sikap hawkish dengan rencana kenaikan suku bunga 1-2 kali hingga akhir tahun. Di sisi domestik, pelaku pasar menunggu data indeks keyakinan konsumen Bank Indonesia sebagai penentu arah rupiah selanjutnya.

Menurut tiap media