Rupiah Merosot ke 17.903 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah membuka perdagangan Senin (5/10/2026), ditarik 21 poin atau 0,12% ke posisi 17.903 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di 17.882. Tekanan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak hingga US$102 per barel, kenaikan yield obligasi AS 10 tahun ke 5,26%, dan penguatan indeks dolar AS ke 101,9. Analis menyatakan, eskalasi konflik Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed lebih lanjut mendukung tekanan ini. Serangan rudal balistik dan pesawat nirawak oleh Gerakan Ansarullah Yaman ke kilang minyak Aramco di Riyadh juga berkontribusi pada ketegangan pasokan energi global. Pasar juga menantikan rilis notulen pertemuan Federal Reserve yang menaikkan suku bunga 25 basis poin, dengan dugaan rencana hawkish untuk kenaikan 1-2 kali hingga akhir tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.38
Rupiah Makin Loyo, Pengaruh Harga Minyak Makin Kuat
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 15.35
Rupiah Melemah ke Rp17.917, Impor BBM Jadi Sorotan
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.13
Risiko Defisit AS & Harga Minyak Naik, Rupiah Diproyeksi Tembus hingga Rp 18.100
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.10
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Lonjakan Harga Minyak Jadi Penekan
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Melemah ke Rp17.669 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.20
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30