Rusia Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Izin Hampir Final
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan UC Rusal, perusahaan aluminium Rusia terbesar, akan membangun pabrik alumina di Kalimantan dengan mengolah bauksit menjadi bahan baku utama. Proses perizinan proyek tersebut hampir selesai. Rusal akan bekerja sama dengan pengusaha dalam negeri, namun identitas mitra domestiknya belum diungkap. Presiden Prabowo Subianto menyatakan rencana Rusal masuk Indonesia secara besar-besaran dan membuka pabrik pengolahan bersama kelompok usaha Indonesia. Selain itu, nota kesepahaman ditandatangani antara perusahaan pupuk Indonesia dengan perusahaan Rusia untuk mengembangkan proyek produksi pupuk berbahan baku gas di Timur Jauh Rusia. Rencana ini sejalan dengan pengumuman Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum (EEF) Rusia tentang rencana investasi Rusal di Indonesia. Selain pabrik alumina, juga terdapat kerja sama pupuk berbahan gas di Timur Jauh Rusia melalui nota kesepahaman antara perusahaan Indonesia dan kelompok usaha Rusia.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Rusia Mau Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Izin Hampir Final
11 September 2026 pukul 14.36 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Perusahaan Rusia Segera Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Bahlil: Izin Hampir Final
11 September 2026 pukul 16.30 · Baca aslinya ↗