Rusia Mau Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Izin Hampir Final
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan UC Rusal, perusahaan aluminium Rusia terbesar, akan membangun pabrik alumina di Kalimantan dengan mengolah bauksit menjadi bahan baku utama. Proses perizinan proyek tersebut hampir selesai. Rusal akan bekerja sama dengan pengusaha dalam negeri, namun identitas mitra domestiknya belum diungkap. Presiden Prabowo Subianto menyatakan rencana Rusal masuk Indonesia secara besar-besaran dan membuka pabrik pengolahan bersama kelompok usaha Indonesia. Selain itu, nota kesepahaman ditandatangani antara perusahaan pupuk Indonesia dengan perusahaan Rusia untuk mengembangkan proyek produksi pupuk berbahan baku gas di Timur Jauh Rusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.30
Perusahaan Rusia Segera Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan, Bahlil: Izin Hampir Final
Berita terkait
Bea Cukai Buka Peluang Produk Kalimantan ke Pasar Global Lewat Asistensi Ekspor
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 12.57
Bea Cukai Dorong Produk Unggulan Kalimantan Mendunia Lewat Asistensi Ekspor
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.17
Perusahaan Raksasa Rusia Mau Bikin Pabrik Pengolahan Alumina di Kalimantan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.15
SMLE Bidik India dan Eropa untuk Ekspor Minyak Nilam Mulai 2027
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 14.20