Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Drone ke Jalur Pipa Minyak Arab Saudi Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sistem jalur pipa minyak utama East-West Pipeline di Arab Saudi dihantam proyektil pada Kamis (10/9/2026), memicu kebakaran besar di sejumlah stasiun pompa. Citra satelit membuktikan kerusakan parah dan terlihatnya asap hitam pekat. Pejabat AS menduga serangan dilakukan oleh drone berasal dari Irak, namun pihak berwenang Arab Saudi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai detail kerusakan fisik atau pelaku serangan.

Harga minyak dunia melonjak kuat setelah kejadian ini. Pada 13 September 2026, harga West Texas Intermediate (WTI) naik 2,8% mencapai US$102,87 per barel, sementara harga Brent naik 3,1% mencapai US$107,87 per barel. Arab Saudi menutup jalur pipa vitalnya yang melintasi daratan untuk menghindari ancaman di Selat Hormuz. Jalur pipa Timur-Barat yang rusak ini menjadi jalur distribusi utama minyak mentah Saudi dengan kapasitas 7 juta barel per hari.

Perbedaan melaporkan tanggal kejadian: SINDOnews menyebutkan serangan terjadi pada Kamis (10/9/2026), sementara Liputan6.com melaporkan lonjakan harga pada 13 September 2026. Kedua sumber juga berbeda dalam menggambarkan penyebab penutupan jalur pipa: SINDOnews menyebutkan serangan proyektil, sementara Liputan6.com menyebutkan penutupan untuk menghindari ancaman di Selat Hormuz. Pemerintah Saudi belum mengungkapkan detail kerusakan atau durasi penutupan secara resmi.

Menurut tiap media