Harga Minyak Dunia Melesat Setelah Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Vital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
Harga minyak dunia melonjak kuat pada 13 September 2026 setelah Arab Saudi menutup jalur pipa minyak vitalnya yang melintasi daratan untuk menghindari ancaman di Selat Hormuz. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 2,8% mencapai US$102,87 per barel, sementara harga minyak Brent naik 3,1% mencapai US$107,87 per barel. Penutupan ini dilakukan setelah serangan drone dari Irak merusak jalur pipa Timur-Barat, yang menjadi jalur distribusi utama minyak mentah Saudi dengan kapasitas 7 juta barel per hari. Pemerintah Saudi belum mengungkapkan detail kerusakan atau durasi penutupan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 07.41
Jalur Pipa Minyak Utama Arab Saudi Dihantam Proyektil, Picu Kebakaran Besar
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 16.37
Irak Sita Peluncur Drone yang Menarget Pipa Minyak Arab Saudi, Apakah Iran Terlibat?
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 08.14
Blokade Houthi Guncang Pasokan Energi Global, Harga Minyak Lampaui USD100 per Barel
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 16.30
Drone Irak Serbu Pipa Arab Saudi, Harga Minyak Bisa Naik Tinggi
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$ 87, Harapan Kesepakatan Hormuz Memudar
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.43
Produksi Minyak Arab Saudi Anjlok ke Tingkat Terendah Sejak 1990
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 16.32
Harga Minyak Indonesia di Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.31
Harga Minyak Dunia Anteng di Atas US$100 Hari Ini, Rekor dalam 4 Bulan
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.40