Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Telkom Gelar Transformasi TLKM 30 dengan Delayering ke Lima Segmen

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan strategi transformasi TLKM 30 melalui empat pilar yaitu operational & service excellence, streamlining, unlocking value, dan modus-operandi shift. Transformasi ini menekankan delayering ke lima segmen: B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International, dan Others & Ancillary. Dengan struktur ini, Telkom bertransisi ke model Strategic Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo) untuk membangun bisnis yang lebih fokus dengan akuntabilitas jelas melalui penyederhanaan organisasi.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, pada kegiatan Public Expose Live 2026 menyampaikan langkah-langkah jaga pertumbuhan semester II 2026. Hasil kinerja Semester I 2026 menunjukkan pendapatan konsolidasi Rp75,9 triliun (3,9% YoY), EBITDA Rp37,5 triliun (49,4% margin), dan laba bersih Rp10,6 triliun (1,4% YoY). Telkomsel mencatat pendapatan Rp28,0 triliun (5,3% YoY) dengan ARPU mobile naik 11,6% menjadi Rp46.000, sementara NeutraDC mencapai pendapatan Rp867 miliar (11% YoY) dengan kapasitas 49,9 MW. Spin-off InfraNexia dijadwalkan selesai Q3 2026.

Menurut tiap media