Jaga Momentum Pertumbuhan, Telkom Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan hasil kinerja Semester I 2026 dengan pendapatan konsolidasi Rp75,9 triliun (3,9% YoY), EBITDA Rp37,5 triliun (49,4% margin), dan laba bersih Rp10,6 triliun (1,4% YoY). Transformasi TLKM 30 melibatkan delayering ke lima segmen (B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International, Others) untuk meningkatkan akuntabilitas dan fokus bisnis inti. Telkomsel mencatat pendapatan Rp28,0 triliun (5,3% YoY) dengan ARPU mobile naik 11,6% menjadi Rp46.000. NeutraDC mencapai pendapatan Rp867 miliar (11% YoY) dengan kapasitas 49,9 MW, sedangkan spin-off InfraNexia dijadwalkan selesai Q3 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.06
Optimis Sambut Semester II 2026, Telkom Buka Strategi Jaga Pertumbuhan
kumparan · 7 September 2026 pukul 18.52
Telkom Jaga Pertumbuhan dengan Tingkatkan Nilai Tambah Infrastruktur Digital
Berita terkait
Video: Telkom Bangga BATIC 2026 Makin Istimewa, Create Value ke Bisnis
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.53
Video: Telkom Bangga BATIC 2026 Makin Istimewa, Dorong Kemajuan Bisnis
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.53
Telkom Siapkan Infrastruktur AI-Ready dan Quantum-Safe untuk Universitas
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.35
Strategi Hijau Telkom di Balik Infrastruktur Digital
Detik.com · 1 September 2026 pukul 08.15