Dampak Gempa NTT pada Infrastruktur Telekomunikasi dan Upaya Pemulihan
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2024 menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur telekomunikasi. Perbedaan laporan menyebutkan gempa terjadi pada hari Jumat atau Sabtu, 15 Agustus. Dampaknya mengganggu sekitar 50% dari 735 site BTS Telkomsel, yang berdampak pada layanan seluler, fixed broadband, dan layanan digital TelkomGroup di wilayah terdampak. TelkomGroup mengerahkan 300 tim teknis dan mengaktifkan sumber listrik cadangan untuk percepatan perbaikan.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome berhasil dipulihkan di wilayah seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Saat ini, 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi, sementara sisanya masih dalam proses perbaikan. Untuk layanan IndiHome, tingkat pemulihan mencapai 98,3% dengan 16.788 dari 17.062 pelanggan telah terlayani.
Selain itu, Telkomsel menyediakan paket darurat berupa 3GB, 100 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 selama 7 hari untuk membantu pelanggan terdampak. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa trafik jaringan sudah berangsur normal dan komitmen perbaikan cepat serta penguatan ketahanan jaringan melalui sistem backup tetap dijalankan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Gempa NTT Ganggu Setengah Infrastruktur BTS, 85 Persen Jaringan Telkom Sudah Pulih
16 Agustus 2026 pukul 18.15 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
TelkomGroup Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa, 85% Konektivitas NTT Kembali Normal
16 Agustus 2026 pukul 21.24 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kurang dari 24 Jam, TelkomGroup Pulihkan 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome di NTT
17 Agustus 2026 pukul 08.06 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
17 Agustus 2026 pukul 13.08 · Baca aslinya ↗