Terungkap Banyak Transaksi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituduh Korupsi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq didakwa korupsi melalui pendirian PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Jaksa menyatakan, sepanjang 2023-2026, PT RNB menerima transaksi sekitar Rp46 miliar dari kontrak dengan beberapa perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dari total tersebut, sekitar Rp22 miliar digunakan untuk membayar gaji tenaga outsourcing, sementara sisanya diduga mengalir sebagai keuntungan kepada keluarga Fadia. Fadia juga dituduh menerima gratifikasi sekitar Rp2,9 miliar dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dalam sidang, konsultan keuangan Tri Awal Tantio mengungkapkan bahwa rekening terdakwa mengandung sekitar 15.000 transaksi selama periode 2020 hingga 2026. Transfer dana antara Fadia dan RNB terjadi hampir setiap bulan pada transaksi sepanjang 2023. Sementara itu, mantan manajer artis Fadia, Dwi Hartini (Titut), menyampaikan bahwa Fadia dan suaminya, Asraf, dapat mencapai penghasilan Rp1 miliar dalam dua pekan manggung. Fadia mengakui telah memiliki harta kekayaan sejak kecil melalui bisnis keluarganya dan membantah memiliki motif ekonomi dalam menjadi Bupati Pekalongan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Tepis Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Akui Sudah Kaya Sejak Kecil
3 September 2026 pukul 17.57 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Terungkap di Sidang, Rekening Fadia Arafiq Punya 15 Ribu Transaksi
4 September 2026 pukul 06.28 · Baca aslinya ↗