Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Tiga Tewas Sound Horeg Jatim, MUI Desak Kepolisian Bertindak

Selama Agustus 2024, tiga orang meninggal di Jawa Timur akibat sound horeg. Detik.com melaporkan tiga insiden terpisah: SN (29) tewas tertidur di atas truk sound horeg yang menabrak gapura di Jalan Krasak, Jember; Bonari (44) meninggal akibat serangan jantung setelah mengikuti parade sambil minum arak; dan Slamet Timbang (57) tewas tertimpa tembok bangunan yang ambruk di Jombang saat mengantar istrinya ke apotek. CNN Indonesia melaporkan tiga korban yang sama, tetapi menyebutkan tanggal kejadian berbeda: SN tewas pada 2 Agustus setelah kepalanya terbentur gapura, Bonari meninggal pada 23 Agustus, dan Slamet Timbang tewas tertimpa kanopi dan tembok apotek yang ambruk akibat getaran sound horeg. Perbedaan juga ada pada lokasi dan penyebab kematian masing-masing korban. MUI Jawa Timur mendesak kepolisian bertindak tegas terhadap penyelenggaraan sound horeg, menyatakan bahwa dampaknya kini lebih serius karena menimbulkan korban jiwa, bukan hanya kerusakan rumah dan infrastruktur. MUI hanya dapat memberikan fatwa, sementara eksekusi lapangan menjadi tanggung jawab kepolisian. Kementerian Dalam Negeri juga meminta pemeriksaan lebih lanjut terhadap keamanan selama acara-acara serupa.

Menurut tiap media